Setelah pemberian
makan 5.000 (pria saja), Yesus mengatakan pernyataan ‘I AM’ yg pertama: “I am the Bread of Life” (=Akulah Roti Hidup).
Roti: makanan pokok
masyarakat Yahudi. Yesus sbg Pemenuh kebutuhan utama manusia. Selama 40 th, setiap hari umat Israel diberi
manna, tetapi mrk akhirnya mati di p. gurun. Namun, barangsiapa yg makan ‘sang
Roti Hidup’ (=bersekutu dg Yesus), ia akan hidup utk selama-2 nya (Yoh. 6:58).
Ada bbrp macam
kelompok org yg ikut Yesus pd wkt itu:
1.
Kelompok
materialistis (Yoh. 6:26).
Yesus menjawab
mereka: "Aku berkata kpdmu, sesungguhnya kamu mencari
Aku, bukan karena
kamu telah melihat tanda-2, melainkan karena
kamu telah
makan roti itu
dan kamu kenyang.” Iman kita kpd Yesus juga
jangan didasarkan
pd kebutuhan materi.
Kaum materialistis
bukan hanya mencari ‘makanan jasmani’ tetapi berbagai
keinginan materi
lainnya. Pengkotbah teologia kemakmuran berkata, “Bagi umat
Kristen, tdk ada
lagi: kemiskinan, penyakit, bahkan kematian” (???). Yg mrk cari
& sembah
bukanlah Tuhan tetapi materi. Tuhan hanya ‘diperalat’ mrk.
Lihat Ibr.
11:32b-38—ada 2 kondisi yang berbeda dari sesama umat Tuhan.
Cara kerja &
rencana Tuhan berbeda-beda bagi setiap pribadi umat Tuhan.
Nabi Yeremia
dikenal sbg nabi yg melankolis & suka menangis karena sedih
melihat umatNya
‘dikalahkan’ (ditawan). Nabi Daniel, selama lebih dari 60 th,
menduduki posisi
kunci di 4 pemerintahan raja ‘non-Yahudi’ yg berbeda.
2. Kaum
legalist (menekankan hukum, peraturan & keharusan).
Yoh.
6:28 Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat,
supaya kami
mengerjakan pekerjaan yg dikehendaki Allah?“
Semua
agama menekankan hal ini (bnd. Mat. 19:16).
Yesus tidak dtg utk menyodorkan ‘daftar perbuatan
baik’ yg perlu manusia lakukan. Dia dtg utk mengaruniakan pengorbanNya di atas
salib utk mengampuni dosa umatNya. Ini perbedaan kekristenan thd agama-2 lain!
Di dlm kehidupan gerejani, sbgn org lebih senang
menjadi ‘legalist’ daripada ‘mengobati’. Harusnya gereja menjadi: healing
community (komunitas yg menyembuhkan).
3.
Kelompok
sensasionalist (Yoh. 6:30).
Padahal, Yesus baru
saja lakukan mukjizat memberi makan 5.000 pria saja. Mrk adalah kelompok org yg
selalu cari hal-2 sensasional yg baru. Mukjizat yg kemarin tdk-lah cukup bg
mrk. Kita harus tetap percaya: mukjizat ada. Tetapi, Tuhan juga pakai kepintaran manusia, kemajuan teknologi utk
menolong manusia.
4.
Percaya bahwa
Pribadi Yesus adalah Yang Kudus dari Allah & perkataanNya memberi hidup yg
kekal (bnd. Yoh. 6:68-69). Kelompok ini bertahan menghadapi berbagai tantangan
& aniaya.
0 Komentar untuk "Yesus, sang Roti Hidup Yoh. 6:9-15,26-56"